Terkini Solidnya Pertahanan Jadi Kunci Kemenangan Chelsea Atas Tottenham

Posted on
Chelsea sukses mendulang tiga poin kala berhadapan dengan Tottenham Hotspurs di Wembley Stadium pada Minggu (20/8). Meski sempat diberitakan sedang menderita krisis, namun Chelsea berhasil membungkam kritik tersebut dengan kemenangan 2-1 atas Tottenham yang tidak pernah kalah dalam 14 tabrak sangkar di Premier League.
Marcos Alonso mencetak gol pembuka bagi Chelsea usai tendangan bebas indahnya tak terjangkau oleh Hugo Lloris dikala tabrak memasuki menit ke-24. Spurs terus mendominasi tabrak dan mengurung Chelsea tanpa ampun. Namun, pertahanan solid yang diperlihatkan Chelsea menciptakan Spurs tak bisa mencetak gol sampai babak pertama usai meskipun Tottenham menciptakan 13 tembakan pada 45 menit pertama itu.
Pada babak kedua, pertandingan tak jauh berbeda. Spurs terus menekan namun Chelsea masih konsisten menjaga pertahanannya. Namun, Chelsea kesudahannya kebobolan pada menit 82 usai pemain pengganti, Michy Batshuayi mencetak gol bunuh diri sesudah ia justru menanduk bola ke gawang Thibaut Courtois dari tendangan bebas Christian Eriksen.
Dengan hasil tersebut, sopan santun Chelsea tentu bangun usai kalah dari Burnley di tabrak pertama. Kemenangan ini seolah menjawab banyak sekali keraguan yang ditujukan pada Chelsea akhir-akhir ini. Meski Tottenham mayoritas dengan total sentuhan mencapai 816, berbeda jauh dengan Chelsea yang hanya mencatatkan 497 sentuhan, namun apa yang Chelsea perlihatkan memang menciptakan Chelsea pantas memenangkan pertandingan.
Pemilihan Formasi yang Tepat Oleh Antonio Conte
Dapat dikatkan deretan 3-5-1-1 yang diusung Conte pada pertandingan tersebut yaitu deretan terbaik yang sanggup diterapkan. Absennya Eden Hazard dan belum benar-benar pulihnya Pedro menciptakan Conte tak sanggup memainkan tiga pemain di depan. Manajer asal Italia itu tentu tidak akan menentukan Jeremie Boga untuk pertandingan sebesar ini.
Hal tersebut ditambah dengan impresifnya lini tengah Tottenham dan rekor baik mereka di sangkar yang menciptakan Conte harus memperkuat area pertahanan. Akhirnya, deretan 3-5-1-1 diterapkan oleh Conte dengan mengorbankan slot satu penyerang untuk dijadikan gelandang guna mengantisipasi serangan cair Tottenham.
Pemilihan deretan tersebut sempurna dipakai dan terbukti berfungsi dengan baik. Chelsea sangat berpengaruh dalam pertahanan meski Spurs terus menekan. Formasi tersebut juga sangat sempurna dipilih melihat bahan pemain yang dimiliki Conte.
Tertutupnya Ruang Tottenham Oleh Tiga Gelandang Chelsea
Komentar Conte perihal David Luiz yang hanya akan bermain di posisi bek tengah pada konferensi pers sebelum pertandingan hanyalah gertakan. Conte memasang David Luiz, N’golo Kante, dan Timeoue Bakayoko di lini tengah. Ketiga pemain tersebut cenderung bertahan dibanding menyerang. Rencana Conte tersebut terlihat ampuh hampir sepanjang pertandingan.
Luiz, Kante, dan Bakayoko silih berganti mengejar bola dan tak membiarkan pemain Tottenham mempunyai ruang besar di lini tengah. Tottenham mempunyai pemain menyerupai Dele Alli, Christian Eriksen, dan Harry Kane yang bisa mencari ruang dengan baik, ditambah dengan Moussa Dembele yang sanggup melaksanakan penetrasi, baik itu melalui operan atau dribel. Namun keberadaan tiga gelandang itu bisa menghalau serangan Tottenham. Ketiga pemain itu total menciptakan 12 tekel dan lima intersep.

Keberadaan Luiz, Kante, dan Bakayoko di lini tengah menciptakan Tottenham sulit mencari celah
Meski kiprah utama mereka yaitu bertahan, namun sesekali mereka bisa melancarkan serangan dengan baik. Kante menciptakan dua dribel dan Bakayoko mencatatkan satu. Hal tersebut menciptakan Chelsea sukses melaksanakan transisi dengan cepat dan keluar dari tekanan yang diberikan Tottenham.

Penampilan Apik Andreas Christensen
Pemainan apik bek asal Denmark itu bersama Borussia Monchengladbach menciptakan Conte terkesan dan beberapa kali mencoba Christensen dalam pertandingan pra-musim. Ia juga diturunkan sesudah Gary Cahill mendapatkan kartu merah pada pekan lalu. Pada pertandingan ini, Christensen dipercaya sebagai bek tengah sentral alasannya yaitu Luiz ditarik untuk mengisi posisi gelandang.
Meski awalnya sempat melaksanakan beberapa kesalahan, namun Christensen bisa bangun dan menampilkan performa yang apik. Ia bisa memposisikan diri dengan baik dan menciptakan delapan sapuan. Kontribusinya dalam pertahanan tak terbantahkan. Bek berusia 21 tahun itu juga mencatatkan tiga tekel dan satu intersep. Masa depan yang baik untuk lini pertahanan Chelsea tentunya.
Marcos Alonso Sebagai Pembeda
Spurs yang terus menekan dan pertahanan Chelsea yang solid menciptakan pertandingan tampak sengit. Kondisi tersebut menciptakan kedua kubu tampak sama berpengaruh secara tim. Jika pertandingan yang bertipe menyerupai ini mengeluarkan sebuah pemenang, niscaya ada pemain yang sukses memberi perbedaan secara mencolok. Marcos Alonso yaitu pemain tersebut.
Meski Chelsea tertekan, namun Alonso sukses mencetak gol lewat tendangan bebas di babak pertama. Hal tersebut tampak akan menjadi pembeda pertandingan melihat Chelsea terus unggul sampai pertandingan tersisa 10 menit. Namun, gol bunuh diri Michy Batshuayi tampak menghancurkan semuanya. Pertandingan masih berlangsung sengit dan kedua tim membutuhkan pembeda dalam pertandingan menyerupai itu.
Alonso kembali keluar sebagai pembeda sesudah ia secara berakal mencari ruang kosong di dalam kotak penalti Tottenham. Pedro memberi umpan terobosan dan Alonso melepaskan tendangan kencang yang tak bisa diantisipasi dengan baik oleh Lloris. Kiper asal Perancis itu seharusnya menghalau bola dengan kaki, bukan dengan menjatuhkan diri alasannya yaitu antisipasi dengan kaki untuk sepakan datar akan lebih cepat dilakukan dibanding menjatuhkan diri. Namun Alonso pantas diberikan kebanggaan dan ia keluar sebagai pemain terbaik pertandingan dengan rating sebesar 9,1 dari Whoscored.

*

Kemenangan ini tak hanya menciptakan Chelsea mendapatkan tiga poin pertamanya di Premier League ekspresi dominan 2017-2018, tapi juga meruntuhkan keraguan akan krisis yang terjadi di Stamford Bridge. Kemenangan tandang atas Tottenham yaitu pencapaian luar biasa untuk tim yang tidak dalam performa terbaiknya. Hasil tersebut menjadi langkah panjang pertama Chelsea untuk menatap ekspresi dominan in yang tentu akan lebih berat.