Terkini Perseteruan Antonio Conte Dan Mauricio Pochettino

Posted on

Manajer Chelsea, Antonio Conte mempertanyakan ambisi Tottenham Hotspur dengan menyebut Spurs mempunyai cita-cita yang lebih rendah daripada kandidat utama peraih gelar Premier League lainnya.


Setelah komentar terakhir pimpinan Spurs Dany Levy yang membela Mauricio Pochettino di bursa transfer animo panas ini, mencuat sebuah pertanyaan dari Antonio Conte ihwal cita-cita apa yang dimiliki rival Arsenal itu jauh lebih kecil dibandingkan dengan tim papan atas Premier League lainnya. “Jika Spurs tidak memenangkan gelar, itu bukan tragedi,” ujar Conte dilansir dari BBC.


“Jika mereka tidak hingga di Liga Champions, itu bukan tragedi. Jika mereka keluar di babak pertama Liga Champions, itu bukan tragedi. Jika mereka keluar sehabis pertandingan pertama yang mereka mainkan di Europa League, itu juga bukan tragedi. Mungkin untuk Chelsea, Arsenal, Manchester City, Manchester United dan saya tidak tahu, mungkin Liverpool juga, hal tersebut yaitu tragedi. Anda harus mengerti status dari tim anda,” kata Conte.


“Setiap tim harus mengerti apa ambisinya. Jika ambisi mereka untuk memperebutkan gelar atau memenangkan Liga Champions, Anda harus membeli pemain mahal. Jika tidak, Anda tetap tinggal di level Anda. Itu mudah. Pertanyaan saya yaitu ini: Apa cita-cita Tottenham Hotspur?” tuturnya menunjuk kepada Pochettino yang tidak aktif dalam bursa transfer animo panas ini.


Namun, pernyataan dari Conte tersebut memancing emosi Pochettino. Ia pun memukul balik Conte dengan meminta manajer Chelsea itu untuk berhenti meremehkan Tottenham, dan menyarankan untuk lebih menawarkan rasa hormat kepada pemain dan klubnya.


Tapi, Pochettino telah memperingatkan Conte terlebih dahulu, ia menyarankan untuk lebih menghargai Spurs dan berhenti terobsesi dengan Hary Kane. Ia menyampaikan bahwa ia hanya sanggup tertawa dikala membaca ucapan instruktur asal Italia itu ihwal Kane dalam persaingan sengit yang muncul di antara keduanya baru-baru ini. “Itu menciptakan saya tertawa alasannya yaitu saya tidak tahu mengapa orang lain begitu fokus pada pemain dan klub saya,” kata Pochettino menjelang pertandingan tur pra-musim Tottenham melawan Manchester City di Stadion Nissan di Nashville.

“Saya menghormati setiap pendapat. Saya sangat menghormati pemain lain, klub lain, manajer lain, pemilik klub yang berbeda lainnya. Tugas saya yaitu fokus pada pemain dan tim saya. Saya akan mencoba untuk bekerja sama dengan dewan kami, penggemar kami, segala hal yang berafiliasi dengan klub,” tutur instruktur muda itu.

“Saya menawarkan rasa hormat. Saya bukan manajer yang suka berbicara ihwal klub atau manajer lain atau apa yang terjadi di dalam persaingan. Saya mencoba menyediakan ‘alat terbaik’ untuk bersaing dan mencoba menang alasannya yaitu itulah mentalitas kita. Saya menghormati setiap filosofi tunggal dan bagi saya hal yang paling penting yaitu untuk lebih menghargai.”

“Saya suka menawarkan rasa hormat kepada orang yang berperilaku dengan cara lain, hanya saja saya harapkan sama dari orang yang bersaing dengan kita. Saya sudah bilang bahwa Harry Kane yaitu salah satu yang terbaik. Saya bahagia mendengar dari manajer lain yang menyayangi striker kami,” ujar Pochettino yang menyindir komentar dari Conte beberapa waktu sebelumnya.

Spurs belum mendatangkan satu pemain pun di bursa transfer animo panas ini. Sementara Chelsea telah menghabiskan dana sebesar 130 juta paun untuk mendatangkan Antonio Rudiger, Tiemoue Bakayoko dan Alvaro Morata. Sedikit lebih tinggi dari Manchester United. Sementara City telah melucuti keuangan klubnya sebesar 220 juta paun untuk enam pemain gres mereka. Tapi, Pochettino mencemooh gagasan bahwa Tottenham yang belum pernah memenangkan gelar liga selama 56 tahun, akan berada di bawah tekanan yang biasa dihadapi pada animo depan.

“Memang benar bagi klub yang berbeda, ketika mereka menghabiskan banyak uang, cita-cita dan tekanan sangat besar tapi itu sama untuk kita alasannya yaitu ini yaitu tekanan dan ambisi kita sendiri,” ungkap manajer 45 tahun itu.


“Itu tidak berarti alasannya yaitu sejauh ini kami belum menginvestasikan uang atau mendatangkan pemain baru, bahwa ambisi kami sama dengan klub yang telah mendatangkan banyak pemain dan menghabiskan banyak uang. “Anda tidak perlu mulai membicarakan klub lain alasannya yaitu yang terpenting yaitu fokus pada klub Anda sendiri.”

Spurs sendiri akan menghadapi Chelsea pada 20 Agustus dalam pertandingan kedua Liga Primer, dan akan memainkan sabung tersebut untuk pertama kalinya di Wembley. Spurs tengah pembangunan stadion gres dan markas Spurs sebelumnya, White Hart Lane, sudah tidak dipakai lagi.

Musim lalu, Spurs memang turun dari Liga Champions ke Europa League sehabis menempati posisi ketiga grup klasemen di belakang Bayern Leverkusen dan Monaco. Mereka kemudian tersingkir pula dari Europa League di babak 32 besar oleh tim Jupiler Pro League, Gent dengan agregat 3-2. Meskipun demikian presiden Spurs, Levy yakin Pochettino benar-benar menyimpan ‘dompet belanjanya’ dengan baik di bursa transfer animo panas ini, dan ia mendukung instruktur timnya itu untuk benar-benar tidak memakainya.

Hal yang tidak biasa dalam perseturuan itu yaitu bagaimana Conte mengomentari tim rival. Musim lalu, hampir tak ada komentar ihwal tim lain yang keluar dari lisan manajer jebolan Coverciano itu. Ia cenderung terus fokus terhadap performa timnya dan tidak terlalu memikirkan tim rival dan akibatnya yaitu Chelsea berhasil keluar sebagai kampiun Premier League.