Terkini Perkenalkan Antono Rudiger, Si Pembersih Yang Tak Kenal Kompromi

Posted on
“Dia mendapat talenta sebagai pembersih dari ibunya. Kekacauan (rumah berantakan) yang tidak sanggup ia biarkan,” ujar Sahr Senesie, saudara tiri Antonio Rudiger. Anak pria biasanya identik dengan kamar yang berantakan, namun Rudiger tidak menyerupai itu.

Sifat ‘gila bersih-bersih’ yang dimilikinya itu mungkin menjadi salah satu hal yang membentuk tipikal permainannya di atas rumput hijau. Rudiger seakan tak ingin ada pemain lawan yang menguasai bola di kawasan pertahanan klubnya. Ia selalu ingin untuk membersihkan bola dari kawasan pertahanannya dengan cepat, agresif, dan tak kenal kompromi.

Begitulah deskripsi singkat bagaimana Rudiger bermain. Ia yaitu bek yang tak kenal kompromi. Pria asal Jerman itu tak ragu melancarkan tekel dari samping atau dari belakang. Ia hanya menginginkan kawasan pertahannya higienis dari lawan yang menguasai bola.

Meski awalnya Chelsea sempat dikaitkan dengan sejumlah bek Serie A lainnya menyerupai Leonardo Bonucci, Kostas Manolas, sampai Kalidou Koulibaly, namun balasannya Rudiger diperkenalkan sebagai bek tengah gres Chelsea pada bursa transfer animo panas ini dengan tebusan 29 juta paun untuk AS Roma. Rudiger akan menambah kedalaman skuat Chelsea yang akan jauh lebih sibuk dibanding animo kemarin.

Rudiger bekerjsama bukan menjadi piliihan utama Luciano Spalletti animo lalu. Federico Fazio dan Manolas lebih sering dimainkan. Namun Rudiger bisa menjadi sosok penting dalam kedalaman skuat yang dimiliki Spalletti. Ia sanggup bermain sebagai bek tengah atau pun bek sayap kanan. Musim lalu, ia bermain dalam 16 berkelahi di sebagai bek tengah dan 11 pertandingan sebagai bek kanan.

Meski begitu, ia terus berkembang di bawah kepemimpinan Spalleti yang juga kerap memakai gugusan tiga bek menyerupai Antonio Conte. Dalam sketsa tersebut, Rudiger bermain apik dan terlihat nyaman. Bakatnya terus terasah. Bahkan pelatihnya di timnas Jerman, Joachim Low mendeskripsikan Rudiger sebagai Jerome Boateng yang baru.

Rudiger mempunyai postur raksasa, 190 cm dengan berat 85 kilogram. Mungkin banyak orang yang menduga bahwa ia yaitu tipikal bek tengah raksasa yang lambat. Namun pernyataan itu salah. Rudiger yaitu bek salah satu bek tengah dengan kecepatan luar biasa, apalagi dengan posturnya yang tinggi itu.

Kelebihan fisik yang ia miliki itu tentu berdampak positif bagi permainan Rudiger. Kakinya yang panjang bisa menciptakan ia melaksanakan tekel dari jarak yang cukup jauh. Kecepatan gerakan kakinya pun sangat membantu ia untuk memenangkan tekel. Posturnya yang tinggi juga bisa membaut ia memenangkan 55% duel udara sepanjang animo lalu.

Rudiger memang sanggup dipercaya dalam sektor pertahanan. Ia akan mendatangi pemain lawan secara garang yang tentunya menciptakan mental lawan menurun terlebih dahulu sebelum ia datang. Kemampuan membaca bola yang baik juga membantunya untuk menciptakan intersep maupun tekel. Dalam situasi 50-50 juga ia sangat diunggulkan menang melihat kemampuan membaca pergerakan lawan, kecepatan, kaki yang panjang, serta keberanian yang ada pada Rudiger.

Meski begitu, Rudiger mungkin akan menemui tantangan yang cukup berat untuk bisa mengunci satu posisi di lini belakang Chelsea. Pasalnya, trio David Luiz, Gary Cahill, dan Cesar Azpilicueta bermain luar biasa animo lalu. Selain itu, Rudiger juga masih kerap menciptakan kesalahan yang dikarenakan pecahnya konsentrasi. Namun Conte terbukti sukses memperbaiki pemain menyerupai itu. David Luiz dan Bonucci sama-sama kerap menciptakan kesalahan tidak perlu sebelum balasannya Conte mengakibatkan mereka bek yang jarang memberi celah.

Dengan usianya yang gres mencapai 24 tahun, Rudiger masih mempunyai banyak waktu untuk berkembang. Apalgi David Luiz dan Cahill kian menua. Kurt Zouma pun dikabarkan akan menjalani masa pinjaman. Rudiger akan menjadi pemain pelapis yang akan diandalkan oleh Conte dan terus meningkatkan kualitasnya sebelum akhinya ia benar-benar siap untuk menjadi tembok tangguh pertahanan Chelsea.