Terkini Menerka Tugas Penting Michy Batshuayi

Posted on

Chelsea mengalami kekalahan dikala melakoni pertandingan pra-musim melawan Bayern Munich di Singapura dengan skor simpulan 2-3. Namun, ada satu nama pemberi impian fans Chelsea yang tiba dari Michy Batshuayi sehabis ia mencetak satu gol pada berkelahi tersebut.

Pemain berkebangsaan Belgia itu muncul bukan hanya sebab ia sudah mencetak satu gol pada berkelahi tersebut, tapi, donasi penuhnya dalam setiap pertandingan pra-musim Chelsea. Ia diberikan tugas penuh sebagai striker referensi utama di skuad asuhan Antonio Conte pada pra-musim The Blues demam isu panas ini. Keputusan sang bos itu bukan tanpa alasan, pasalnya striker utama Chelsea demam isu lalu, Diego Costa, dikala ini sedang dalam keadaan yang pelik untuk masa depannya.

Sebelumnya, Batshuayi juga telah mencetak dikala melawan Fulham di Cobham dan Arsenal dikala Chelsea bertanding di Beijing sepekan setelahnya. Pemain timnas Belgia itu terlihat tidak terbebani untuk membuat gol di setiap pertandingannya, walau sang manajer Conte menyebut bila Batshuayi harus tetap menaikkan level permainannya untuk demam isu depan.

“Saya bahagia melihatnya (Batshuayi) mencetak gol, tapi ia harus tahu bila demam isu depan akan lebih sulit dari ini (pra-musim). Saya rasa Michy harus menaikkan level permainannya di atas lapangan,” kata Conte sesaat sehabis berkelahi melawan Arsenal di Beijing.

Jika berkaca pada demam isu lalu, performa Michy terlihat tidak terlalu apik. Namun ia berhasil menjadi hero Chelsea, sehabis menyarangkan satu gol ke gawang West Brom di menit simpulan pertandingan untuk mengunci gelar Premier League demam isu 2016-2017. Ditambah pula tugas pentingnya di pra-musim kali ini. Dengan begitu, terlihat bila ada sedikit celah impian untuk pemain bernomor punggung 23 tersebut di demam isu depan. Ada beberapa kelebihan yang membuat Batshuayi sanggup menjadi pemain penting Chelsea demam isu 2017-2018.

Agresif

Michy mempunyai satu kesamaan dengan sang legenda hidup Chelsea, Didier Drogba. Selain keduanya sama-sama didatangkan dari Marseille, Batshuayi juga mempunyai visi bermain yang ibarat dengan Drogba. Batshuayi sangat bernafsu dalam menyambut umpan dari rekan satu timnya. Ia juga handal dalam menempatkan si kulit lingkaran ke sudut gawang yang susah di jangkau kiper. Kekuatan penuhnya sebagai striker pun terlihat dari segi fisik maupun instingnya di atas lapangan.

Aset Jangka Panjang

Dengan usianya yang masih 23 tahun, diprediksikan Batshuayi akan mempunyai pertumbuhan yang signifikan di Stamford Bridge. Mungkin, cerminan kesuksesannya tidak sanggup dilihat dari demam isu lalu. Tapi dengan kerja keras dan ambisinya, Batshuayi sanggup menjadi ibarat Drogba untuk sektor pos penyerang.

Chelsea dinilai sangat krusial dalam mendatangkan striker. Pasalnya, banyak striker yang gagal bersinar sehabis berseragam The Blues. Namun, tak sedikit pula striker yang sukses selama berseragam London Biru, sebut saja Gianluca Vialli, Drogba, dan si kontroversial Diego Costa yang berhasil mencatatkan banyak gol selama berseragam Chelsea. Dan mungkin, Batshuayi masih mempunyai kesempatan yang sama untuk menjadi ujung tombak andalan Chelsea ibarat mereka di kemudian hari.

Duet Spesial Untuk Alvaro Morata

Datangnya Alvaro Morata ke Stamford Bridge pekan lalu, memang mengejutkan para fans Chelsea. Pasalnya, perundingan pihak klub dengan Real Madrid terlihat begitu sangat cepat. Namun di sisi lain, Antonio Conte harus mempunyai variasi seni administrasi guna memanfaatkan abjad bermain Morata dengan Batshuayi di demam isu depan. Momok menyeramkan yang ada pada dua striker selayaknya sanggup dimanfaatkan guna mengancam tim lawan dengan lebih bernafsu dan juga mebuahkan banyak gol untuk The Blues. Strategi itu pernah di terapkannya Conte dikala masih menukangi Juventus empat tahun lalu. Dimana duet Carlos Tevez dan Mario Mandzukic sempat menjadi momok menyeramkan di Serie A.
*
Seperti pemain lainnya, Batshuayi juga membuat para fans Chelsea berharap. Perannya di demam isu depan sanggup kuat besar terhadap performa tim. Pasalnya, persaingan menuju gelar juara demam isu 2017-2018 tentu bakal lebih sengit di banding tahun-tahun sebelumnya. Hal itu dikarenakan belanja besar-besaran yang di lakukan tim-tim Inggris ibarat Manchester City, Manchester United sampai Everton.