Terkini Menakar Bagaimana Peran Diego Costa Di Chelsea Demam Isu Ini

Posted on
Bursa transfer animo panas 2017 resmi ditutup. Chelsea yang masih membutuhkan pemain untuk meningkatkan kedalaman skuat alhasil sukses mendatangkan Danny Drinkwater dari Leicester City dan Davide Zappacosta dari Torino. Namun, fokus Chelsea bukan hanya pada pemain yang akan didatangkan, tapi juga terhadap permasalahan Diego Costa.
Selama hampir seminggu sebelum bursa transfer ditutup, Chelsea dan Atletico Madrid terus melaksanakan perundingan kepindahan Costa meski pemain asal Spanyol itu tak sanggup bermain bersama Atletico sampai Januari. Tapi komitmen tidak tercapai alasannya Atletico hanya menyanggupi 40 juta paun, terpaut 10 juta paun dari yang diinginkan Chelsea.
Tidak ada komitmen atas transfer Costa artinya Costa masih berseragam Chelsea, setidaknya sampai Januari. Namanya juga dicantumkan dalam skuat Chelsea untuk Premier League animo 2017/18. Namun Costa enggan untuk kembali ke Chelsea alasannya ia hanya diperbolehkan untuk berlatih dengan skuat U-23. Hal ini menciptakan permasalahan Costa masih berbentuk benang kusut.
Costa sendiri diminta Atletico untuk kembali ke Chelsea dan berlatih biar sanggup mengembalikan kondisi fisiknya sebelum pertandingan internasional kembali diadakan pada bulan Oktober nanti. Ia bergotong-royong terus berlatih dengan personal trainer di kawasan keberadaannya selama absen dari Chelsea, Lagarto. Namun kondisi fisik Costa tentunya masih belum maksimal. Berbagai pertanyaan pun muncul bagaimana dongeng Costa animo ini. Berbagai macam kemungkinan masih sanggup terjadi.
Kemungkinan pertama yakni bila Costa mau menelan ludahnya sendiri dan mulai kembali ke London. Costa masih terikat kontrak selama dua animo bersama Chelsea dan ia memang seharusnya kembali ke klub. Soal berlatih bersama tim utama atau tim U-23, itu yakni keputusan manajer dan Costa seharusnya sanggup mendapatkan itu tapi ia juga sanggup mencoba untuk berbicara dengan Antonio Conte biar sanggup berlatih bersama tim utama.
Jika hal tersebut terjadi, Conte bergotong-royong tidak mempunyai pilihan selain mengembalikan Costa ke tim utama meski ia mengungkapkan dalam sebuah konferensi pers bahwa Costa yakni masa lalu. Conte bahkan tertawa terbahak-bahak kala ditanya kondisi Costa. Tapi bila Conte masih tidak menginginkan Costa berlatih di tim utama, hal tersebut tentu akan mencoreng profesionalismenya dan Chelsea sanggup dikatakan memberi perlakuan yang tidak seharusnya kepada pemainnya.
Pada akhirnya, Costa sanggup kembali bermain di tim utama Chelsea dan mulai kembali menerangkan kapasitasnya sebagai striker maut. Keberadaan Alvaro Morata bergotong-royong bukan menjadi masalah, alasannya Conte sanggup memakai sketsa favoritnya 3-5-2 yang sanggup menjadi alternatif dari 3-4-3.

Namun, kemungkinannya sangat kecil untuk terjadi alasannya Costa sudah terlanjur sakit hati dengan pesan teks Conte yang memberi tahu bahwa Costa sudah tidak diperlukan lagi. Dalam sebuah wawancara bersama Sportsmail, Costa bahkan mengungkapkan bahwa dirinya diperlakukan menyerupai kriminal oleh Chelsea.
Kontrak yang mengikat Costa tak sanggup dikesampingkan. Sebagai pemain profesional, Costa pun harus bersikap profesional dengan menghargai kontrak yang masih ada. Tapi bila pemain 28 tahun itu masih menolak untuk kembali ke London, Chelsea mempunyai opsi untuk membawa dilema tersebut ke pengadilan.
Hal ini tentu tidak baik untuk Costa yang kerap disebut AWOL oleh media-media luar. AWOL adalah sebutan yang dipakai oleh militer kepada anggotanya yang absen dari kiprah tanpa izin yang jelas. Costa memang melaksanakan kesalahan dengan tidak kembali ke Chelsea alasannya ia masih terikat kontrak dengan honor sebesar 185 ribu paun, kedua tertinggi di Chelsea. Menolak untuk kembali ke Stamford Bridge juga akan menciptakan Costa akan sulit untuk masuk ke skuat Spanyol yang akan berlaga di Piala Dunia 2018 mendatang.
Jalan tengah yang menguntungkan untuk kedua pihak yakni Costa menghargai kontraknya dengan Chelsea meski ia diperlakukan tidak adil dengan diminta untuk berlatih bersama tim U-23. Setelah berlatih bersama tim U-23, Chelsea seharusnya perlahan memperbaiki kekerabatan dengan Costa dan mulai mempertimbangkan untuk mengembalikan Costa ke tim utama meski Conte tidak menginginkannya. Tapi segala kemungkinan masih sanggup terjadi.