Terkini Lima Pembelian Sukses Chelsea Di Simpulan Bursa Transfer

Posted on

Sejak diperkenalkannya jendela transfer pada tahun 2002, hari terakhir di bulan Agustus sering menjadi hari tersibuk dalam kalender klub sepakbola ketika mereka mencoba untuk menuntaskan transaksi pembelian pemain terakhir di animo panas.

Kasus tersebut sama halnya terjadi pada Chelsea di tahun ini, ketika Danny Drinkwater dan Davide Zappacosta bergabung dengan klub sesaat sebelum bursa transfer ditutup hingga Januari nanti. Penggemar The Blues mungkin akan berharap bahwa timnya akan terbukti sukses dengan kedatangan pemain gres di animo panas ini. Meskipun, kepergian Nemanja Matic masih sangat terasa mengecewakan untuk diingat.

Setelah mendatangkan Alvaro Morata, Antonio Rudiger, Timeoue Bakayoko, dan Willy Caballero, Antonio Conte mengungkapkan bahwa dirinya masih membutuhkan amunisi gres guna memperkuat kedalaman skuat. Chelsea terus mengejar pemain yang diinginkan Conte hingga selesai bursa transfer meski akhinya tidak semua berhasil didapatkan. Pembelian di selesai bursa transfer sendiri kerap dicap sebagai transfer panik alasannya yakni sebuah klub gagal mendatangkan pemain incarannya untuk sebuah posisi. Klub tersebut karenanya mencari pemain lain yang berposisi sama meski kualitasnya tidak sama. Namun, kalau kembali mengingat jauh kebelakang pemain yang pernah dibeli Chelsea di selesai bursa transfer, tidak sedikit yang mencapai kesuksesan selama karirnya di Stamford Bridge..

Claude Makelele 

Meski membantu Real Madrid menjuarai Liga Champions pada 2002 sekaligus sepasang gelar La Liga, ia lebih menentukan untuk tetapkan sesuatu yang mengejutkan di selesai musim. Makelele kurang dihargai oleh tim Spanyol tersebut dan karenanya diizinkan untuk pergi ke Chelsea pada 2003. Pemain tengah asal Prancis itu yakni pemain yang tiba pada ketika selesai bursa transfer pertama kali untuk Chelsea. Makalele bisa menunjukan nilai transfernya dengan lima animo yang sukses bersama The Blues ketika mereka berhasil memenangkan dua gelar Premier League serta sepasang Piala Liga dan Piala FA. Chelsea juga berhasil mencapai final Liga Champions pada 2008.

Ashley Cole 

Setelah bernegosiasi di sebagian besar animo panas 2006 dengan Arsenal demi sebuah janji transfer untuk Ashley Cole, bek kiri Inggris itu karenanya tiba di Stamford Bridge pada masa tenggat transfer bersamaan dengan William Gallas yang pergi ke Emirates Stadium sebagai kepingan dari janji transfer. Penantian tersebut terbukti lebih berharga daripada Cole terus bermain bersama Arsenal. Karena sesudah 338 penampilannya untuk The Blues selama delapan animo berikutnya, ia berhasil mengumpulkan koleksi trofi besar termasuk Double Winner di animo 2009/10, dan Liga Champions dua tahun kemudian.

Raul Meireles 

Chelsea menuntaskan janji terlambat untuk membawa Raul Meireles dari Liverpool pada 2011. Gelandang asal Portugal itu hanya menghabiskan waktu 12 bulan di Stamford Bridge, sebelum karenanya pindah ke klub Turki, Fenerbahce. Namun, ia memainkan tugas sangat besar dalam kemenangan FA Cup dan trofi bergengsi Liga Champions. Melajunya Chelsea ke final Liga Champions tersebut juga tak lepas dari kontribusinya di babak perempat final, ketika ia mencetak gol tak terlupakan guna meraih kemenangan atas Benfica di Stamford Bridge.

David Luiz dan Marcos Alonso 

Musim panas lalu, tepatnya animo 2016/17, Chelsea tidak hanya membawa satu pemain saja ke Stamford Bridge. Namun, dua janji sekaligus pada batas tenggat waktu transfer. Marcos Alonso yang didatangkan dari Fiorentina dan periode kedua David Luiz ke Stamford Bridge, sesudah sebelumnya dua animo berseragam Paris Saint-Germain. Kedua pemain tersebut karenanya menjadi pemain kunci dalam gugusan 3-4-3 milik Antonio Conte ketika Chelsea melaju dalam 13 kemenangan beruntun semenjak Oktober hingga Desember 2016, yang menunjukkan sebuah jalan gampang guna mendapat gelar Premier League animo 2016/17.