Terkini Komentar Antonio Conte Usai Kekalahan Atas Burnley

Posted on

Antonio Conte menyampaikan ia melihat dua sisi Chelsea dalam kekalahan mengejutkan 3-2 atas Burnley pada Sabtu (12/8) di Stamford Bridge. Conte mengklaim bahwa ia harus bekerja keras ketika mengubah gugusan yang hanya berisikan sembilan pemain sesudah dua pemain The Blues dikeluarkan oleh wasit alasannya kartu merah. 

Pertandingan perdana itu harus dihiasi kartu merah cepat ketika kapten klub Gary Cahill keras Steven Defour ketika sabung gres berjalan selama 14 menit. Wasit utama pada pertandingan itu, Craig Pawson, eksklusif bertindak tegas dengan mengusirnya ke luar lapangan. Lalu, ada Cesc Fabregas yang mendapatkan kartu kuning kedua di menit ke-81 sesudah menekel Jack Cork.

Setelah kartu merah Cahill, Burnley eksklusif mengamuk dan memimpin sabung dengan skor 3-0 pada babak pertama berkat dua gol dari Sam Vokes dan satu agresi jitu dari Stephen Ward. Chelsea yang bermain di sangkar sendiri tidak sanggup mengakhiri sabung dengan hasil imbang kendati gol debut Alvaro Morata dan tendangan voli David Luiz di babak kedua sempat memberi secercah keinginan bagi publik Stamford Bridge. 

Bila menghitung kartu merah yang diterima semenjak Victor Moses pada final Piala FA ekspresi dominan lalu, dan Pedro Rodriguez pada pertandingan terakhir ketika menghadapi Arsenal di FA Community Shield, Chelsea kini telah mengoleksi empat pemain yang dieksekusi alasannya kartu merah dalam tiga pertandingan terakhir. Hal tersebut menciptakan Conte mengakui bahwa ia sangat prihatin dengan duduk kasus kedisiplinan dari timnya. 

“Kami harus memperhatikan hal ini alasannya Anda sanggup melihat bahwa dalam tiga pertandingan resmi terakhir, kami menuntaskan pertandingan dengan dua kali bertanding dengan hanya 10 orang ketika melawan Arsenal dan hari ini kami melakukannya dengan sembilan orang. Saya juga harus mencar ilmu gugusan gres dengan 10 pemain, alasannya jikalau terjadi dengan hal yang sama menyerupai ini lagi Anda harus khawatir,” ungkap manajer asal Italia itu.

Ketika ditanya apa pendapatnya perihal performa wasit yang menciptakan banyak publik Stamford Bridge terganggu, Conte termangu sejenak dan kemudian menjawab, “Saya lebih suka tidak mengomentari keputusan wasit. Saya pikir instruktur juga sanggup menciptakan kesalahan, para pemain juga memang sewajarnya sanggup menciptakan kesalahan. Wasit? Menurut saya juga bisa.” 

Namun, eks instruktur tim nasional Italia itu mengakui bahwa kartu merah Cahill merupakan penyebab utama kekalahan perdana Chelsea di partai pembuka semenjak 1998. “Yang niscaya itu ialah momen kunci, alasannya sesudah kartu merah ini kami kehilangan ketenangan dan kami kebobolan tiga gol. Kita harus memperbaiki banyak aspek ini alasannya situasi tipe ini sanggup terjadi, tapi kita harus memperhatikan untuk mencoba memikirkan bahwa ada sisa permainan untuk mencoba dan melaksanakan yang terbaik.”

“Sebaliknya, kami kebobolan tiga gol dan babak kedua terasa sangat sulit untuk mengubah hasilnya, meski mempunyai komitmen besar, keinginan besar, keinginan besar pemain saya. Saya sangat gembira dengan ini tapi hari ini saya melihat dua sisi: satu konkret di babak kedua dan satu negatif di babak pertama,” tambah Conte.

Pilihan utama Antonio Conte memperlihatkan kedalaman skuat yang mengkhawatirkan. Prospek pemain sekolah tinggi menyerupai Jeremie Boga dimainkan dalam debutnya di Premier League sebagai pengganti Pedro yang cedera. Sementara itu usia rata-rata enam pemain pengganti pada pertandingan melawan Burnley ialah di bawah 21 tahun. 

Beberapa media sempat menduga adanya konspirasi pada pemilihan pemain tersebut. Menurut mereka, Conte sengaja melaksanakan hal tersebut untuk memperlihatkan petinggi klub akan kurangnya kedalaman skuat yang ia miliki. Namun, Conte menolak anggapan tersebut dengan tegas

“Mengapa? Tapi mengapa pertanyaan ini? Anda tidak puas dengan starting eleven saya? Anda tidak mengenal saya dengan baik. Anda sanggup melihat bahwa dalam pra-musim kami, di setiap pertandingan persahabatan saya memainkan gugusan terbaik dan itu terjadi juga hari ini, alasannya pilihan saya ialah menempatkan pemain yang ada pada ketika ini,” tutur Conte. 

“Saya tidak suka ‘nafsu akan amarah’ hanya untuk mengirim pesan. Mengapa saya harus mengirim pesan? Mengapa saya ingin menang? Saya ingin menang hari ini, berarti memang saya ingin menang, bukan untuk mengirim pesan ke klub saya, kenapa? Karena Chelsea kini harus menghadapi Tottenham Hotspur di Wembley pada hari Minggu depan tanpa Cahill dan Fabregas serta Eden Hazard dan Tiemoue Bakayoko, yang masih bertahan beberapa ahad ke depan untuk kebugaran penuh,” tambahnya dengan tegas. Tak sanggup dipungkiri, Conte memang mempunyai sejumlah pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan usai kekalahan atas Burnley.