Terkini Kebanggaan Antonio Conte Untuk Chelsea

Posted on

Antonio Conte Mengatakan bahwa ia melihat para pejuang berada dalam skuatnya sesudah Chelsea berhasil mengalahkan Tottenham Hotspur dengan skor 2-1 di Wembley pada Minggu kemudian (20/8).

Conte tiba untuk melakoni bentrokan derbi London di Wembley tanpa dua pemain, Gary Cahill dan Cesc Fabregas alasannya yakni sanksi, sementara Eden Hazard masih mangkir alasannya yakni cedera pergelangan kaki. Pelatih asal Italia itu kekurangan pilihan pemain pada skuatnya, terutama di lini tengah. Akhirnya ia memutuskan untuk memainkan pemain gres demam isu panas ini, Tiemoue Bakayoko, untuk kembali beraksi sesudah sembuh dari cedera.

Marcos Alonso menjadi momok angker untuk Spurs sesudah berhasil menerangkan kapabilitasnya sebagai pemain sayap dengan mencetak gol kedua The Blues, sesudah momen menegangkan terjadi ketika Michy Batshuayi yang mencetak gol bunuh diri pada menit ke-82. Gol kedua milik Alonso tersebut sekaligus menghilangkan ketegangan dari para suporter Chelsea.

Conte kemudian menyampaikan bahwa timnya itu telah menunjukkan abjad mereka di Wembley, terutama sesudah kalah dalam pertandingan pembuka demam isu dengan skor 3-2 dari Burnley di sangkar sendiri pada selesai pekan lalu. “Saya harus senang, aku ingin berterima kasih kepada pemain aku dan semua orang alasannya yakni mereka menunjukkan kepada aku keinginan, kehendak, semangat dan hati yang besar untuk memenangkan pertandingan. Saya melihat para pejuang berada di skuat Chelsea,” ujar Conte pada konfersi pers pasca pertandingan melawan Tottenham di Wembley.

“Saya melihat banyak hal konkret dalam keadaan sulit alasannya yakni suspensi yang diterima Cahill dan Fabregas. Untuk menang yakni hasil yang fantastis. Tidak gampang alasannya yakni kami menderita selama pertandingan. Kami selalu menunjukkan bahwa kami berbahaya tapi kami siap untuk mencoba dan terus berusaha untuk mencetak gol kedua atau ketiga,” tandasnya.

Berbeda dengan kemenangan semifinal Piala FA atas Spurs di stadion yang sama dan hanya berselang empat bulan yang lalu, Chelsea hanya mempunyai 3.000 suporternya untuk derbi London tersebut. Tapi, tak lepas dari itu semua, Conte meluangkan waktu untuk mengucapkan terima kasih kepada para suporternya itu, dengan menyampaikan bahwa energi serta tunjangan mereka membantu memacu Chelsea pada saat-saat sulit dalam pertandingan ketika Tottenham sedang mendominasi permainan.

“Atmosfernya luar biasa. Fans kami luar biasa, mereka mencoba mendorong kami ketika kami sedang menderita. Untuk melihat atmosfer ini hebat, ini yakni stadion yang fantastis, sungguh menakjubkan juga bagi lawan yang tangguh. Suporter kami mencoba untuk menekan hal yang sama meskipun Wembley di dominasi 70.000 pendukung Tottenham,” pungkas eks manajer Juventus itu.

Batshuayi, yang gres tiba empat menit sebelum gol kemenangan tercipta, berlari menyambut bola yang menuju ke pemain Spurs untuk di jauhkan dari gawang. Namun, arah dari bola yang ia jauhkan justru berbelok masuk ke gawang timnya sendiri, dan menciptakan skor pada sabung sengit tersebut menjadi imbang untuk sementara. Tapi pada akhirnya, Alonso berhasil mengamankan tiga poin untuk Chelsea dengan golnya beberapa menit kemudian, dan pelatihnya, Conte, memuji pemain sayap tersebut.

“Saya tidak terkejut ketika ia telah mencetak banyak gol. Dia mencetak mungkin lima atau enam gol demam isu lalu, sama menyerupai Victor Moses. Alonso melewatkan banyak peluang demam isu lalu. Terkadang sayap harus menjadi lumbung peluang untuk sebuah tim,” tegas Conte wacana Marcus Alonso.

Meskipun Chelsea bermain dengan tertekan pada sabung tersebut, mereka berhasil meraup tiga poin pertamanya untuk demam isu ini. Hal tersebut menjadi sesuatu yang konkret untuk pasukan Roman Empire guna memperbaiki performa demi perebutan gelar Premier League demam isu 2017/18. Pasalnya, modal besar bagi setiap tim di demam isu ini, sangatlah dibutuhkan sesudah 20 klub Premier League menghabiskan dana besar untuk memperkuat timnya pada bursa transfer demam isu panas ini.