Terkini Delapan Pemain Yang Pernah Membela Chelsea Dan Arsenal

Posted on

Umum diketahui di sepakbola bahwa klub ynag berdomisili di kota yang sama akan menjadi rival bebuyutan. Begitu pula di Inggris. Chelsea dan Arsenal salah satunya. Meski Chelsea berada di London barat dan Arsenal di London utara, namun keduanya tetap menjadi rival dan tak lazim ditemui pemain yang pernah membela kedua klub tersebut dalam karirnya. Pada bursa transfer ekspresi dominan panas ini, Alex-Oxlade Chamberlain sempat dikabarkan akan hijrah ke Stamford Bridge namun pada hasilnya ia lebih menentukan Liverpool sebagai klub yang ia tuju. Berikut delapan pemain yang pernah membela Chelsea dan Arsenal.

Emmanuel Petit

Pemain asal Prancis itu pertama kali menginjakkan kakinya di Premier League ketika membela Arsenal. Selama tiga tahun bersama The Gunners, Petit pernah memenangkan gelar Premier League dan FA Cup. Ia pun mendapat penghargaan pemain terbaik Premier League pada ekspresi dominan berikutnya. Petit kemudian meninggalkan Arsenal di tahun 2000 untuk bergabung dengan Barcelona. Hanya bertahan satu ekspresi dominan di Camp Nou, Petit hasilnya kembali ke Inggris bersama Chelsea sebelum hasilnya memutuskan untuk pensiun pada 2014.

Nicolas Anelka

Satu lagi pemain Prancis yang pernah bermain untuk Arsenal dan Chelsea, Nicolas Anelka. Ia telah membela 13 klub dalam 20 tahun kariernya sebagai pesepakbola. Klub terakhir yang dibelanya yakni klub asal India, Mumbai City. Jauh sebelum semua itu, Arsene Wenger membawa Nicolas Anelka ke Arsenal ketika usianya gres menginjak 17 tahun. Namun Anelka hanya bertahan dua ekspresi dominan saja di klub sebelum dijual ke Real Madrid dengan harga yang cukup mahal. Setelah berpetualang bersama sejumlah klub, Anelka memutuskan bergabung dengan Chelsea pada tahun 2008. Bersama The Blues Anelka memenangkan satu gelar Premier League, dua trofi FA Cup dan satu Community Shield.

Ashley Cole

Ashley Cole memulai karirnya bersama Arsenal. Bek kiri LA Galaxy itu yakni mantan pemain Arsenal dan Chelsea di periode yang berbeda. Setelah memenangkan dua gelar Premier League dan tiga trofi FA Cup bersama The Gunners, Cole hijrah ke Chelsea di tahun 2006. Saat mengenakan seragam biru, karir Cole semakin cemerlang. Ia membantu Chelsea meraih sejumlah gelar menyerupai Premier League, FA Cup, Liga Europa dan bahkan Liga Champions. Ia berhasil mencatatkan rekor sebagai pemain yang paling banyak menjuarai FA Cup dan bersama Nicolas Anelka menjadi pemain yang paling sukses meraih dua gelar bersama dua klub yang berbeda. Setelah kontraknya habis bersama Chelsea, Cole pun pindah ke AS Roma pada 7 Juli 2014 dan membela klub MLS, LA Galaxy dari 27 Januari 2016 sampai ketika ini.

William Gallas

William Gallas memiliki karir yang cukup cantik bersama Chelsea. Ia turut membantu The Blues menjadi juara Premier League dua kali pada tahun 2005 dan 2006. Setelah menolak kontrak gres yang disodorkan pihak klub, Gallas hasilnya terpaksa dijual ke Arsenal. Transfer Gallas ini kabarnya melibatkan Ashley Cole yang pindah ke arah sebaliknya. Mantan kapten Arsenal, William Gallas pernah menjadi kapten tim asuhan Wenger pada periode 2006-2010. Pemain asal Prancis itu mengenakan jersey dengan nomor punggung ‘10’, yang sebelumnya dikenakan oleh Dennis Bergkamp. Setelah petualangannya di Emirates Stadium, ia pun kemudian resmi menjadi pemain Tottenham Hotspur pada 20 Agustus 2010 dengan durasi kontrak selama tiga tahun, dan pindah ke Perth Glory sebelum hasilnya pensiun.

Lassana Diarra

Chelsea mendatangkan Lassana Diarra pada tahun 2005 dari klub Prancis Le Havre. Namun Diarra tak bisa menembus skuat utama The Blues sehingga dijual ke Arsenal di tahun 2007. Sama menyerupai di Chelsea, karir Diarra bersama The Gunners juga kurang bersinar. Selama membela Chelsea ia hanya bertahan dua tahun saja, yaitu pada 2005 sampai 2007 dan  pindah ke Arsenal di ekspresi dominan 2007/08. Mantan pemain Marseille itu hanya bertahan satu tahun saja di Arsenal sebelum hasilnya dilepas ke Portsmouth. Pemain asal Prancis itu ketika ini membela klub asal Abu Dhabi, Al Jazira. Selama karir profesionalnya, Diarra pun telah mengoleksi 34 penampilan bersama Timnas Prancis. Pemain yang kerap dipanggil Lass itu pun sering dibandingkan dengan kompatriotnya terdahulu, Claudio Makalele.

Yossi Benayoun

Pemain Chelsea lainnya yang pindah ke Arsenal yakni Yossi Benayoun. Gelandang asal Israel itu dilepas The Blues ke Arsenal dengan status derma selama satu ekspresi dominan pada ekspresi dominan 2011/2012. Satu ekspresi dominan memperkuat Arsenal, Benayoun berhasil mencetak enam gol dari 25 pertandingan di semua kompetisi. Ia juga gagal meraih gelar bersama The Gunners.

Cesc Fabregas

Cesc Fabregas dibajak oleh Arsene Wenger di usianya yang masih sangat muda. Sejak ketika itu ia menjadi gelandang andalan The Gunners dan bahkan ban kapten sempat melingkar di lengannya. Ia kemudian sempat kembali ke mantan klub akademinya, Barcelona pada 15 Agustus 2011 dengan nilai transfer 29 juta euro. Ia pernah mencicipi semua trofi baik di level klub maupun internasional. Satu-satunya yang belum beliau raih yakni titel Champions League. Di tahun 2014, Fabregas secara mengejutkan pindah ke Chelsea sesudah berpetualang bersama Barcelona. Hal ini tentu saja memantik kebencian fans Arsenal, apalagi pada ekspresi dominan pertamanya di Chelsea ia berhasil memenangkan gelar Premier League. Mantan pemain sekolah tinggi Barcelona itu berhasil mengoleksi tiga trofi bersama Chelsea. Jumlah ini lebih banyak ketimbang titel yang didapatnya ketika berseragam Arsenal selama delapan tahun.

Petr Cech

Pemain terakhir yang pindah dari Chelsea ke Arsenal yakni Petr Cech. Kiper asal Republik Ceko itu dijual ke Arsenal sesudah mengabdi 11 tahun di Stamford Bridge. Cech memutuskan menyeberang ke klub rival sesudah tidak mendapat daerah di skuat asuhan Jose Mourinho seiring dengan kedatangkan Thibaut Courtois. Kini Arsenal berharap banyak sang kiper bisa menularkan kesuksesannya di klub menyerupai ketika di Chelsea dahulu. Sayangnya, ia belum pernah mencicipi satu gelar Premier League selama bersama klub yang bermarkas di stadion Emirates itu. Namun, Arsenal berhasil mengalahkan Chelsea pada langgar final FA Cup ekspresi dominan lalu, dan juga Comunity Shield ekspresi dominan 2017/18. Dua gelar tersebut menciptakan Cech berhasil memenangkan gelar diatas kekalahan mantan timnya itu bersama Arsenal untuk ketiga kalinya, sesudah sebelumnya berhasil merengkuh gelar Comunity Shield di ekspresi dominan 2015/16.