Terkini Beginilah Tugas Petinggi Klub Dalam Proses Transfer Chelsea

Posted on
Bursa transfer ekspresi dominan panas 2017 resmi ditutup. Meski sukses menjuarai Premier League ekspresi dominan lalu, Chelsea tetap aktif dan berusaha untukmemperkuat skuat. Enam pemain didatangkan dengan total biaya mencapai 185 juta paun dengan Alvaro Morata sebagai pembelian termahal. Chelsea harus mengeluarkan dana sebesar 60 juta paun untuk striker asal Spanyol itu.
Namun, acara transfer Chelsea pada ekspresi dominan panas ini tidak semulus yang dibayangkan sebelumnya. Chelsea kehilangan beberapa sasaran awalnya dan terpaksa harus beralih ke sasaran lainnya. Antonio Conte menginginkan Romelu Lukaku tapi kesannya mendapat Morata. Manajer asal Italia itu juga menginginkan Alex Sandro meski pada kesannya Davide Zappacosta yang bergabung. Alex-Oxlade Chamberlain, Ross Barkley, Leonardo Bonucci, dan Riyad Mahrez juga tidak jadi bergabung.
Berbagai kegagalan itu menciptakan Conte terus mengeluh kepada petinggi klub yang kurang cekatan dalam mengamankan transfer pemain. Usai pertandingan melawan Arsenal pada ajang Community Shield lalu, Conte bahkan terlihat tidak tertarik untuk menjabat tangan ketua klub, Bruce Buck, dan administrator teknik klub, Michael Emenalo. Conte tidak bahagia dengan belum ditemuinya komitmen antara Chesea dan pemain yang ia inginkan.

Conte bahkan mengungkapkan bahwa ekspresi dominan ini akan menjadi ekspresi dominan terberatnya alasannya ialah ia tidak mempunyai banyak pemain. Saat itu, Zappacosta dan Danny Drinkwater belum bergabung ditambah dengan cederanya beberapa pemain utama. Dari kejadian tersebut, sanggup disimpulkan bahwa Conte bukan pemain drama utama dalam acara transfer Chelsea. Ia tidak banyak terlibat dalam urusan di luar lapangan. Petinggi klub dan beberapa staf memang terlibat dalam acara transfer. Berikut klarifikasi singkatnya.
Roman Abramovich
Roman Abramovich berperan sebagai pemilik klub dan mempunyai kekuasaan penuh atas setiap keputusan yang berafiliasi dengan Chelsea. Ia memegang saham lebih dari 90% atas Chelsea FC PLC. Karena Chelsea FC PLC ialah perusahaan terbuka, maka kepemilikan saham Abramovich menciptakan ia mempunyai kekuasaan penuh atas klub. Abramovich sanggup menolak seruan transfer yang diinginkan oleh Conte.
Bruce Buck
Bruce Buck ialah CEO atau ketua klub Chelsea. Ia bertanggung jawab atas aspek bisnis Chelsea. Buck mempunyai latar belakang sebagai seorang pengacara dan juga pernah mempunyai sebagian saham Chelsea Limited sebelum kesannya Abramovich tiba dan menciptakan Chelsea menjadi perusahaan terbuka. Tugas Buck lebih kepada menciptakan Chelsea menjadi perusahaan besar dari aspek bisnis.
Eugene Tenenbaum
Sempat menjadi kepala bab keuangan di Sibneft, perusahaan minyak miliki Abramovich yang kesannya ia jual pada 2006, Eugene Tenenbaum mempunyai tanggung jawab serupa di Chelsea. Sejak dibawa Abramovich pada 2003 lalu, Tenenbaum bertugas untuk mengontrol keuangan Chelsea. Aktivitas transfer memerlukan uang dan Tenenbaum berperan dalam mengawasi pemakaian bujet transfer. Ia terlibat dalam aspek keuangan, bukan sepakbola. Tapi acara keuangan bukan hanya transfer, ada acara lain menyerupai sponsor, investasi, administrasi pinjaman, dan administrasi saham.
Marina Granovskaia
Disebut sebagai perempuan paling kuat di persepakbolaan Inggris, Marina Granovskaia diberi kepercayaan oleh Abramovich sebagai representatifnya di Chelsea. Abramovich tidak selamanya berada di London dan Granovskaia berperan sebagai Abramovich dikala itu. Karena itulah Granovskaia sering menjadi sosok yang paling kuat dalam rapat petinggi klub Chelsea. Granovskaia juga berperan dalam perundingan biaya transfer dan berbicara dengan pihak klub lain.
Michael Emenalo
Pernah bekerja sebagai ajun manajer untuk Carlo Ancelotti dan staf pemandu bakat, Michael Emenalo kesannya mempunyai jabatan sebagai administrator teknik Chelsea. Ia bertugas sebagai pengontrol sistem pencarian talenta di Chelsea dan mengurus sisi teknis dari klub. Emenalo lebih mengerti sepakbola dibanding petinggi klub Chelesa. Ia mengantongi lisensi UEFA Pro, lisensi kepelatihan tertinggi di Eropa.
Scott McLachlan
Menjabat sebagai kepala pemandu bakat, Scott McLachlan bertugas untuk mengatur sistem pencarian talenta Chelsea. Ia membawahi puluhan pemandu talenta yang terjun pribadi ke lapangan. McLachlan bertugas untuk menciptakan laporan dari staf pemandu bakatnya dan memperlihatkan warta pemain-pemain tersebut kepada Michael Emenalo dan Antonio Conte.
*
Jika dibentuk alurnya secara umum, maka awalnya bermula dari pencarian talenta oleh McLachlan. Emenalo juga mempunyai kekuasaan untuk mengatur negara mana yang akan menjadi tujuan pencarian. Setelah laporannya diterima oleh Conte dan Emenalo, keduanya berdiskusi untuk memilih sasaran dan melihat dari aspek sepakbola.
Setelah muncul nama yang diinginkan, Emenalo berbicara kepada Granovskaia atau Abramovich untuk melaksanakan perundingan transfer. Emenalo juga berbicara dengan distributor atau mediator lain, namun hanya untuk meyakinkan dan menaikan ketertarikan, bukan dari aspek keuangan. Kemudian Granovskaia atau petinggi klub lainnya mulai bernegosiasi sampai tercapai kesepakatan.
Namun, apa yang dijelaskan di atas ialah secara teoritis. Artinya, proses pembelian pemain sanggup berubah sesuai situasi. Contohnya menyerupai sasaran transfer didapatkan dari Conte yang sudah mengenal seorang pemain itu, bukan dari laporan McLachlan. Tapi setiap orang mempunyai kiprah dan wewenang, jadi masih ada batasan yang tertulis dan tentu saja mereka tidak sanggup melanggar hukum tersebut.