JawaPos.com – Nama Indra Sjafri memang tidak pernah lepas dari perjalanan Timnas U-19 Indonesia. Tercatat, setidaknya tiga kali dia menukangi Garuda Nusantara. Yang pertama era Evan Dimas dkk pada 2013 lalu. Saat itu Timnas U-19 berhasil dibawanya jadi juara Piala AFF U-19 2013. Gelar juara yang selama ini begitu dinanti oleh masyarakat Indonesia. Setelah itu, Indra juga berhasil mengejutkan membawa

JawaPos.com – Pelatih Timnas U-19 Indonesia, Indra Sjafri menceritakan suasana ruang ganti timnya usai takluk 0-2 dari Jepang U-19, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Minggu (28/10) malam. Menurutnya ada suasana berbeda dibanding pada era 2014 lalu. Impian Garuda Nusantara untuk mentas di Piala Dunia U-20 harus kandas di hadapan Jepang. Tentu ada kesedihan yang dirasakan Egy Maulana Vikri

JawaPos.com – Pelatih Timnas U-19 Indonesia, Indra Sjafri tetap bangga meski tim asuhannya takluk 0-2 dari Jepang U-19. Hasil di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Minggu (28/10) tersebut seraya mengagalkan ambisi Indonesia untuk tampil di Piala Dunia U-20 tahun depan. Menurut Indra Sjafri, sepak bola Indonesia sudah berada pada level teratas Asia. Itu dibuktikan saat mampu mengalahkan Uni Emirat

JawaPos.com – Kondisi Timnas U-19 Indonesia sebelum menghadapi Jepang U-19 ternyata menghadapi banyak ujian. Egy Maulana Vikri masih cedera sehingga urung dimainkan. Situasi makin berat karena Indra Sjafri dilarang memainkan Todd Rivaldo Ferre.  Indra memang menurunkan formasi yang agak berbeda dalam laga melawan Jepang di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Minggu (28/10). Tak ada nama Egy Maulana Vikri di

JawaPos.com – Pelatih Timnas U-19 Jepang, Masanaga Kageyama menganggap pertandingan melawan Timnas U-19 Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Minggu (20/10) berjalan sangat berat. Terlebih pertandingan tersebut berjalan saat lapangan diguyur hujan lebat. Menurut Masanaga, hujan jadi menyulitkan permainan skuad didikannya. Dengan nada bercanda, ia curiga kalau hujan tersebut berasal dari doa seseorang. “Kami kaget hujan begitu besar

JawaPos.com – Berakhir sudah perjuangan Timnas U-19 Indonesia di ajang Piala Asia U-19 2018. Tim asuhan Indra Sjafri gugur pada babak perempat final setelah kalah dari Jepang U-19 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta, Minggu (28/10) malam. Di menit -menit awal, Indonesia sebenarnya sudah menciptakan kejutan. Pergerakan lincah Saddil Ramdani dan Witan Sulaiman mampu merepotkan lini pertahanan Jepang.

JawaPos.com – Di tengah situasi konflik antar sejumlah golongan, masyarakat Indonesia kembali diingatkan dengan adanya momen persatuan. Pada Minggu (28/10) ini, tersaji dua momen penting yaitu Hari Sumpah Pemuda dan pertandingan di babak perempat final Piala Asia U-19 2018. Di hari yang bersejarah ini, Timnas U-19 Indonesia akan berusaha mewujudkan ambisi besar. Untuk kali pertama dalam sejarah, Indonesia ingin lolos

JawaPos.com – Pelatih Jepang U-19, Masanaga Kageyama, sadar kalau anak asuhnya harus mewaspadai Witan Sulaeman. Namun, pihaknya tak akan terpaku pada satu pemain saja. Kendati baru berusaia 17 tahun, permainan Witan memang cukup agresif. Dia sejauh ini sukses mengemas tiga gol, termasuk gol ke gawang Uni Emirat Arab (UEA) yang membawa Indonesia lolos ke perempat final. Penampilan pemain kelahiran Palu

JawaPos.com – Pelatih Jepang U-19, Masanaga Kageyama, sadar kalau anak asuhnya harus mewaspadai Witan Sulaeman. Namun, pihaknya tak akan terpaku pada satu pemain saja. Kendati baru berusaia 17 tahun, permainan Witan memang cukup agresif. Dia sejauh ini sukses mengemas tiga gol, termasuk gol ke gawang Uni Emirat Arab (UEA) yang membawa Indonesia lolos ke perempat final. Penampilan pemain kelahiran Palu

JawaPos.com – PSSI buka suara terkait ketidakjelasan pengelolaan tiket untuk babak 8-besar Piala Asia U-19 2018 antara Indonesia vs Jepang. Mereka menjelaskan kalau tiket memang hanya dijual secara online. Sebelumnya, sempat beredar kabar kalau PSSI akan menjual tiket offline di Belezza dan Blok S pada H-1. Namun, mereka menjelaskan kalau tak berencana menjual tiket offline seperti kabar yang beredar. Alhasil,