Jakarta – Witan Sulaeman membidik satu posisi skuat Timnas Indonesia U-19. Ia ingin tampil di Piala Dunia U-20 yang akan berlangsung di Indonesia pada 2021. Witan Sulaeman sudah pernah tampil di Timnas Indonesia U-22 pada SEA Games 2019. Namun, namanya dipanggil PSSI untuk mengikuti seleksi pembentukan Timnas Indonesia U-19. Pemain berusia 18 tahun itu mengaku antusias mengikuti seleksi pembentukan Timnas

Liputan6.com, Jakarta- Shin Tae-yong sudah mulai menjalankan tugasnya sebagai pelatih Timnas Indonesia. Mau tak mau, pria asal Korea Selatan ini harus beradaptasi dengan segala sesuatunya di Indonesia. Maklum, pria berusia 52 tahun itu akan menjadi manajer pelatih Timnas Indonesia untuk waktu yang lama, hingga 2024. Shin Tae-yong pun mengaku, terkait penyesuaian dengan Indonesia, semuanya berjalan baik dan lancar. Mulai dari

Cikarang – Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali mengatakan Presiden Joko Widodo senang dengan penunjukkan Shin Tae-yong sebagai pelatih Timnas Indonesia. Shin Tae-yong. Juru taktik asal Korea Selatan itu disebut tidak akan menemui kesulitan dalam beradaptasi dengan budaya di Indonesia. Shin Tae-yong resmi diperkenalkan PSSI sebagai pelatih Timnas Indonesia pada 28 Desember 2019. Pelatih yang menukangi Timnas Korea Selatan di Piala

Jakarta – Manajer pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, sudah lima hari berada di Indonesia. Pelatih asal Korea Selatan itu sudah mulai fasih menggunakan bahasa Indonesia serta mengaku suka nasi goreng. Kemampuan menggunakan Bahasa Indonesia ditunjukkan ketika menyapa awak media yang datang ke Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Senin (13/1/2020). Shin Tae-yong hadir guna untuk memantau seleksi pembentukan Timnas Indonesia U-19. “Selamat sore,”

Selama berkarier sebagai pemain mulai 1997-2009, Gong Oh-kyun hanya bermain untuk tiga klub. Ketiga klub tersebut ialah Daejeon Citizen FC, Gyeongnam FC, dan Sunshine Coast FC. Nama terakhir merupakan klub semi profesional dari Australia. Sementara, dua lainnya berasal dari Korea Selatan. Klub yang paling lama dibela ialah Daejeon FC, yakni selama kurang lebih 10 tahun. Bersama Daejeon FC, Gong Oh-kyun

Jabatan asisten pelatih sangat lekat dengan Gong Oh-kyun. Selain Timnas Korsel U-18, ia juga pernah menjadi asisten pelatih Timnas Korsel U-17 pada 2016 silam. Menariknya, ia bekerja dengan tiga pelatih Timnas U-17 yang berbeda, yakni Kim Tae-yeob, Jeong Yong, dan Seo Hyo-won. Bersama Jeong Yong, Oh-kyun pernah merasakan pengalaman manis. Duet Oh-kyun dan Jeong Yong di Timnas Korsel U-20 sukses

Jakarta – Shin Tae-yong bersiap membesut Timnas Indonesia. Juru taktik asal Korea Selatan yang menduduki posisi manajer pelatih ini telah tiba di Tanah Air, Rabu (8/1/2020). Tugas Shin Tae-yong sebagai manajer pelatih Timnas Indonesia menumpuk. Pertama, pelatih asal Korea Selatan ini perlu memilih asistennya untuk setiap level timnas meliputi timnas senior, U-22, U-20, dan U-16. Lalu, Shin Tae-yong akan mengumpulkan 60 pemain Timnas Indonesia

Jakarta – Shin Tae-yong urung kembali ke Indonesia hari ini, Senin (6/1/2019). Manajer dan pelatih Timnas Indonesia itu mengalami penundaan dan baru mendarat Rabu (8/1/2020). Sebelumnya, PSSI telah memperkenalkan Shin Tae-yong pada 28 Desember 2019. Arsitek berusia 50 tahun ini diikat dengan kontrak berdurasi empat tahun. Shin Tae-yong bakal berperan sebagai supervisi Timnas Indonesia. Eks arsitek Seongnam Ilhwa Chunma FC ini akan

Jakarta – PSSI ikut turun tangan menangani kasus pemain Timnas Indonesia Putri U-16, Jasmine Sefia. Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan tak ingin kasus seperti Jasmine terulang lagi. Baru-baru ini di Kota Batu, Malang, ramai kabar mengenai adanya pemain Timnas Indonesia Putri U-16, sekaligus pemain Arema FC Putri yang mendapatkan rapor kosong dari sekolahnya. Bahkan, permasalahan yang kadung viral itu pun

Namun, sebelum bisa menerapkan gaya main yang diinginkannya, mantan pelatih Timnas Korea Selatan itu harus melewati fase penting, yakni adaptasi. Untuk hal ini, Shin Tae-yong optimistis bisa beradaptasi dengan baik dalam lingkungan baru di sepak bola Indonesia, khususnya tim asuhannya. Begitu pula sebaliknya, para pemain. Ia mencontohkan keberadaannya saat masih membesut klub K-League, Seongnam Ilhwa, beberapa waktu lalu.  “Kami juga memiliki pemain