Liputan6.com, Turin – Garuda Select tampil mengesankan saat menghadapi Juventus U-17 di Juventus Training Center, Vinovo, Turin, Kamis (16/1/2020) malam. Garuda Select hanya kalah 1-2. Juventus sempat unggul lebih dahulu melalui menit ke-19 melalui eksekusi penalti Nicolo Turco. Dua menit setelahnya, Bagus Kahfi berhasil menyamakan kedudukan untuk Garuda Select. Namun, di menit ke-48, Luis Hasa membawa Juventus U-17 mencetak gol

Jakarta – Witan Sulaeman membidik satu posisi skuat Timnas Indonesia U-19. Ia ingin tampil di Piala Dunia U-20 yang akan berlangsung di Indonesia pada 2021. Witan Sulaeman sudah pernah tampil di Timnas Indonesia U-22 pada SEA Games 2019. Namun, namanya dipanggil PSSI untuk mengikuti seleksi pembentukan Timnas Indonesia U-19. Pemain berusia 18 tahun itu mengaku antusias mengikuti seleksi pembentukan Timnas

Jakarta – Manajer pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, sudah lima hari berada di Indonesia. Pelatih asal Korea Selatan itu sudah mulai fasih menggunakan bahasa Indonesia serta mengaku suka nasi goreng. Kemampuan menggunakan Bahasa Indonesia ditunjukkan ketika menyapa awak media yang datang ke Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Senin (13/1/2020). Shin Tae-yong hadir guna untuk memantau seleksi pembentukan Timnas Indonesia U-19. “Selamat sore,”

Selama berkarier sebagai pemain mulai 1997-2009, Gong Oh-kyun hanya bermain untuk tiga klub. Ketiga klub tersebut ialah Daejeon Citizen FC, Gyeongnam FC, dan Sunshine Coast FC. Nama terakhir merupakan klub semi profesional dari Australia. Sementara, dua lainnya berasal dari Korea Selatan. Klub yang paling lama dibela ialah Daejeon FC, yakni selama kurang lebih 10 tahun. Bersama Daejeon FC, Gong Oh-kyun

Jabatan asisten pelatih sangat lekat dengan Gong Oh-kyun. Selain Timnas Korsel U-18, ia juga pernah menjadi asisten pelatih Timnas Korsel U-17 pada 2016 silam. Menariknya, ia bekerja dengan tiga pelatih Timnas U-17 yang berbeda, yakni Kim Tae-yeob, Jeong Yong, dan Seo Hyo-won. Bersama Jeong Yong, Oh-kyun pernah merasakan pengalaman manis. Duet Oh-kyun dan Jeong Yong di Timnas Korsel U-20 sukses

Liputan6.com, Jakarta – Gelandang sayap Timnas Indonesia U-19, Fajar Fathur Rahman berbagi cerita unik saat menjalani trial di klub Inggris, Queens Park Rangers (QPR). Fajar mengatakan, QPR sangat disiplin kepadanya meski hanya berstatus pemain trial. “Saat trial, saya tidak menggunakan decker (pelindung betis, red). Pelatih langsung marah dan saya tidak bisa latihan,” ujar Fajar dalam program Dear Netizen di kantor Liputan6.com,

Liputan6.com, Jakarta – Timnas U-19 Indonesia sukses memastikan tiket ke putaran final Piala Asia U-19 2020 di Uzbekistan. Di kualifikasi, dalam tiga laga, tim asuhan Fakhri Husaini ini menghajar Timor Leste (3-1) dan Hong Kong (4-0), serta menahan tim kuat Korea Utara 1-1. Tentu, kita berharap di Piala Asia U-19 nanti, Tim Garuda Nusantara bisa bicara banyak. Setidaknya, Timnas U-19 melewati

Lini tengah Timnas Indonesia U-19 yang dikawal oleh David Maulana, Brylian Aldama, dan Beckham Putra Nugraha, berperan penting dalam kesuksesan melangkah ke putaran final. David, Brylian, dan Beckham punya tugas masing-masing yang saling mengisi. David sebagai anchor pengalir bola, Brylian sebagai gelandang box to box, dan Beckham menjadi jenderal pengatur serangan. Namun, lini tengah, terutama Beckham, sempat disorot ketika Timnas

Jakarta – Timnas Indonesia U-19 lolos ke putaran final Piala AFC U-19 2020. Skuat Garuda Muda menjadi juara Grup K, setelah menuntaskan tiga pertandingan babak kualifikasi tanpa kekalahan. Kiprah Timnas Indonesia U-19 juga diwarnai dengan fenomena kakak beradik yang bahu-membahu dalam satu lapangan, yakni Amiruddin Bagas Kaffa dan Amiruddin Bagus Kahfi. Mereka tampil dengan ciri khas yang unik. Bagas dan Bagus, yang

Liputan6.com, Jakarta – Timnas Indonesia sukses mengamankan tempat di Piala AFC U-19 2020. Bagus Kahfi dan kawan-kawan melakukannya dengan menjuarai Grup K pada putaran penyisihan. Garuda Muda kini menunggu putaran kualifikasi sepenuhnya selesai. Persaingan Grup A dijadwalkan baru tuntas pada 30 November mendatang. Setelah itu Timnas Indonesia U-19 menanti nasib di putaran utama yang diketahui melalui undian fase grup. Meski AFC