JawaPos.com – Keberhasilan Timnas U-19 Indonesia mengalahkan Uni Emirat Arab (UEA) pada Rabu (24/10) lalu di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) menjadi prestasi tersendiri. Berkat kemenangan itu, banyak pihak yang memuji penampilan skuad Garuda Nusantara. Namun, mantan striker Timnas Indonesia Primavera, Indriyanto Nugroho justru takut hal tersebut akan menimbulkan ‘Star Syndrome’. Sebab sudah banyak pemain muda berbakat yang akhirnya

JawaPos.com – Keberhasilan Timnas U-19 Indonesia memasuki babak perempat final Piala Asia U-19 2018 turut disambut gembira oleh Indriyanto Nugroho. Mantan striker Timnas Indonesia Primavera era 1994 itu mengaku terkenang ketika masih bermain di kompetisi Piala Asia saat itu. Tercatat pada 1994 Indonesia mampu menaklukkan tim kuat Kazakshtan dengan skor 3-0. Bahkan salah satu dari gol tersebut dicetak oleh Indriyanto.

JawaPos.com – Mantan penyerang Timnas Indonesia, Indriyanto Nugroho, memuji performa Timnas U-19 Indonesia di Piala Asia U-19 2018. Itu setelah Egy Maulana Vikri cs berhasil melaju ke perempat final dan akan menghadapi Jepang pada Minggu (28/10) malam WIB. Indriyanto mengungkapkan performa Garuda Nusantara meningkat drastis. “Secara permainan ada peningkatan dari beberapa pertandingan lalu. Dengan kondisi sebenarnya dibilang hidup atau mati

JawaPos.com – Bintang Timnas U-19 Indonesia, Witan Sulaeman, sama sekali tak ciut nyali menghadapi Jepang pada babak perempat final. Dia justru kian termotivasi untuk tampil lebih baik dalam laga yang dihelat Minggu (28/10) mendatang. Meski baru berusia 17 tahun, permainan Witan cukup agresif bersama Timnas U-19. Dia telah mengoleksi tiga gol, termasuk golnya ke gawang Uni Emirat Arab (UEA) yang

JawaPos.com – Indra Mustafa boleh dibilang salah satu sosok penting di balik keberhasilan Timnas U-19 Indonesia melaju ke babak perempat final Piala Asia U-19 2018. Namun, dia ogah jemawa dan lebih memilih bersyukur atas capaiannya itu. Mengisi lubang kosong yang ditinggalkan Nurhidayat, Indra boleh dibilang berhasil menjalankan tugasnya dengan baik. Penampilan bek Persib Bandung itu memukau pelatih Indra Sjafri. Menurut

JawaPos.com – Witan Sulaeman boleh dibilang menjadi salah satu pemain Timnas U-19 Indonesia yang paling mengilap di fase Grup A Piala Asia U-19 2018. Indra Sjafri berharap penampilannya harus dijaga supaya tetap konsisten. Meski baru berusia 17 tahun, permainan Witan memang cukup agresif kala berseragam Merah Putih. Dia sejauh ini sukses mengemas tiga gol, termasuk gol semata wayangnya ke gawang

JawaPos.com – Timnas U-19 Indonesia lolos ke babak perempat final Piala Asia U-19 2018. Pada Minggu (28/10) mendatang, Indonesia akan menghadapi Jepang di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta. Pada babak penyisihan, Indonesia keluar sebagai runner up grup A. Sedangkan Jepang memastikan diri sebagai juara grup B. Maka sesuai peraturan, kedua negara akan bertemu di perempat final guna memperebutkan

JawaPos.com – Pelatih Timnas U-19 Indonesia, Indra Sjafri memuji penampilan Indra Mustafa. Menurutnya bek Persib Bandung tersebut bermain sangat baik dalam laga kontra Uni Emirat Arab (UEA), Rabu (24/10) kemarin. Indra Mustafa memang menjadi salah satu sosok penting di balik keberhasilan Timnas U-19 lolos babak 8 besar. Ia dapat mengisi lubang kosong yang ditinggalkan Nurhidayat. Sebagai bek tengah, penampilan Indra

JawaPos.com – Uni Emirat Arab (UEA) U-19, sejatinya sudah menghabiskan banyak uang demi mewujudkan mimpi lolos ke Piala Dunia U-20 2019. Namun impian mereka harus dipupuskan oleh Timnas U-19 Indonesia. UEA sejatinya punya peluang lebih besar ketimbang Indonesia. Mereka hanya membutuhkan hasil imbang untuk melaju ke perempat final Piala Asia U-19 2018. Akan tetapi, kekalahan 0-1 dari Indonesia mengubur impian

JawaPos.com – Pelatih Timnas U-19 Indonesia, Indra Sjafri akan menyiapkan strategi secara detail untuk menghadapi Jepang pada babak 8 besar Piala Asia U-19 2018. Dia menyadari sang calon lawan tak akan mudah untuk ditaklukkan. Garuda Nusantara memang tak boleh hanyut dalam gegap gempita usai lolos ke perempat final. Sebab, pada babak itu mereka sudah ditunggu Jepang yang notabene juara bertahan