Jakarta – Ryuji Utomo tidak mengusung target tinggi pada periode kedua bersama Persija Jakarta. Sosok berusia 23 tahun itu hanya ingin memberikan yang terbaik ketika diturunkan. Persija meresmikan Ryuji Utomo sebagai pemain pertama yang diboyong musim depan pada Rabu (26/12/2018). Ryuji diikat dengan kontrak berdurasi selama dua tahun. Ini menjadi kali kedua buat Ryuji Utomo memperkuat Persija. Sebelumnya, pemain blasteran Jepang

Jakarta – Ryuji Utomo sangat bergembira bisa kembali bergabung dengan Persija Jakarta, musim depan. Ryuji menyebut, bermain di level Asia menjadi satu di antara pertimbangannya kembali berseragam Tim Macan Kemayoran. Persija Jakarta secara resmi memperkenalkan Ryuji Utomo, Rabu (26/12/2018). Pemain blasteran Jepang itu diikat Persija dengan kontrak berdurasi dua tahun. Keberadaan Ryuji di Indonesia cukup mengagetkan karena sang pemain berhasil membantu klub

Liputan6.com, Jakarta – Direktur Utama Persija Jakarta, Gede Widiade memberi bocoran mengenai desain seragam tim untuk tahun depan. Nama Jakmania akan terpapar di bagian lengan jersey yang digunakan saat mengikuti kompetisi Asia. Persija bakal melakoni babak penyisihan Liga Champions Asia usai menjuarai Liga 1 2018. “Letak Jakmania di lengan pemain, bukan depan. Fungsinya sebagai sponsor meski bukan yang utama,” kata

Jakarta – Pelatih Persija Jakarta, Stefano Cugurra Teco, tidak sabar melakoni laga melawan Bogor FC pada 64 besar Piala Indonesia 2018, di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Rabu (11/12/2018). Persija tengah dalam kepercayaan diri setelah menyegel gelar Liga 1 2018. Gelar tersebut menjadi yang pertama dalam 17 tahun terakhir buat Macan Kemayoran. Teco mengaku pihaknya tak memasang target khusus buat

Simic baru musim ini bermain untuk Persija, namun ia sudah memberikan memberikan tiga trofi. Tim Macan Kemayoran telah memenangkan trofi Boos Sportfix, Piala Presiden, dan Liga 1 2018. Selain itu, Simic juga sangat subur. Total, dia mengemas 29 gol. Sebelas gol di Piala Presiden, sedangkan sisanya pada Liga 1. Sumber: Jawapos.com

Liputan6.com, Jakarta – Dan, penantian panjang selama 17 tahun itu pun berakhir. Minggu (9/12/2018) malam, tanpa dikomandoi, ratusan The Jakmania, pendukung fanatik Persija Jakarta, menceburkan diri mereka ke kolam di Bundaran HI. Sementara ribuan rekannya meramaikan suasana dengan menari-nari, bernyanyi meneriakkan yel-yel kemenangan. The Jakmania memang tengah bersuka-cita, bergembira dalam euforia. Mereka berpesta merayakan sukses tim kesayangan mereka menjadi juara

Ismed Sofyan merupakan kapten tim yang paling dihormati skuat Persija. Tapi, siapa sangka, pemain yang memperkuat Persija sejak 2003 itu sering ditipu oleh kitman. “Yang paling berani iseng bahkan nipu Ismed itu cuman Bombom (kitman),” ujar striker gaek Persija, Bambang Pamungkas. Namun, kata Bambang Pamungkas, ledekan-ledekan itu menjadi salah satu faktor utama Persija meraih gelar Liga 1 2018, sebuah trofi

Liputan6.com, Jakarta Go-Jek Liga 1 bersama Bukalapak telah berakhir dan menempatkan Persija Jakarta sebagai juara musim ini. Meski demikian, PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi di Tanah Air tidak mau gegabah dalam menetapkan jadwal Liga 1 musim berikutnya.   Setelah Liga 1 berakhir, PT LIB terlebih dulu melakukan evaluasi dan melapor kepada PSSI selaku federasi sepak bola Indonesia.  Pertemuan itu akan digelar dalam waktu dekat ini.  Seperti diketahui,

Klub tersukses di Kota Roma, ibu kota Italia. Mereka menjuarai Serie A tiga kali, unggul satu titel atas Lazio. Torehan AS Roma ini dipetik dalam kurun panjang. Mereka membawa pulang gelar pada 2001 setelah menunggu sejak tahun 1983. Namun, dahaga gelar I Giallorossi terjadi sebelumnya. Kala menjuarai Serie A 1983, prestasi mereka sebelumnya terjadi sebelum Perang Dunia II, tepatnya tahun

Persija (4-3-3): Andritany Ardhiyasa (kiper); Ismed Sofyan, Jaimerson da Silva Xavier, Maman Abdurrahman, Rezaldi Hehanussa (belakang); Sandi Sute, Rohit Chand, Renan Silva (tengah); Riko Simanjuntak, Ramdani Lestaluhu, Marko Simic (depan) Pelatih: Stefano Cugurra Teco Mitra Kukar (4-2-3-1): Gerri Mandagi (kiper); Rendy Siregar, Mauricio Leal, Saepuloh Maulana, Wiganda Pradika (belakang); Bayu Pradana, Danny Guthrie, Hendra Adi Bayauw, Septian David Maulana, Dedi