Barcelona – Barcelona memutuskan mendepak sang pelatih, Ernesto Valverde, dan menggantinya dengan Quique Setien, Selasa (14/1/2020) dini hari WIB. El Barca tentunya berharap Setien bisa kembali membuat klub asal Catalan itu berjaya, baik di kancah domestik maupun Eropa. Satu di antara pertanyaan yang banyak muncul setelah Los Cules menunjuk Quique Setien ialah apakah Lionel Messi akan tetap menjadi sentral permainan

Manchester – Manajer Manchester City, Pep Guardiola memuji Sergio Aguero sebagai legenda sepak bola. Namun, pelatih asal Spanyol itu tetap menilai Lionel Messi sebagai yang terbaik. Aguero mencetak tiga gol saat City membantai Aston Villa 6-1 di Villa Park, Minggu (12/1/2020). Itu membuatnya tercatat sebagai pemain paling banyak mencetak hattrick di pentas Premier League. Catatan itu melewati rekor Alan Shearer dengan

Sementara itu, Pep Guardiola sangat berharap Fernandinho tetap bertahan di timya. Guardiola mengaku masih membutuhkan tenaga pemain bernama lengkap Fernando Luiz Roza tersebut. “Saya ingin itu terjadi (perpanjangan kontrak Fernandinho). Saya senang dengan tiga tahun yang kami miliki bersama. Dia tidak harus meyakinkan saya, dia meyakinkan saya sejak hari pertama dari tiga tahun kebersamaan,” ujar Guardiola. “Dia tidak melakukan sesuatu

Pep Guardiola mengakui jika Joao Cancelo adalah pemain berkualitas dan bisa berkontribusi banyak untuk The Citizens. Akan tetapi, Guardiola ragu Cancelo akan tetap berseragam Man City. “Dalam sebulan terakhir kami memiliki yang terbaik dari Kyle Walker, dan saya terus memberi kesempatan kepadanya. Cancelo beradaptasi dan dia memiliki kualitas yang spesial, dan dia dapat membantu kami dalam banyak pertandingan,” ujar Guardiola.

Liputan6.com, Manchester – Manchester City telah bergabung dalam perlombaan untuk merekrut bek Spanyol Unai Nunez. Saat ini Nunez masih bermain untuk Athletic Bilbao di La Liga. Rival Manchester City di Liga Inggris, Arsenal dan Everton, serta juara bertahan Bundesliga Bayern Munchen, juga tertarik pada bek tengah berusia 22 tahun ini. Ketertarikan mereka setelah melihat penampilan Nunez yang mengesankan di Bilbao.

Liputan6.com, Manchester – Manajer Manchester City, Pep Guardiola ikut buka suara soal masalah rasisme di sepak bola. Manajer asal Spanyol itu takut, rasisme tidak bisa hilang. “Kita harus melawannya, tetapi itu butuh waktu, butuh banyak waktu untuk menghilangkannya,” ujar Guardiola seperti dilansir Sportskeeda. Rasisme kembali mengemuka setelah bek Chelsea, Antonio Rudiger mendapat cemoohan rasis dari suporter Tottenham Hotspur. Itu terjadi saat

Manchester – Manajer Manchester City, Pep Guardiola, melayangkan surat kepada penyelenggara Premier League. Lewat surat itu, Guardiola memprotes jadwal timnya yang terlalu padat pada periode Natal.  Juara bertahan Premier League tersebut mendapat libur pertandingan pada Boxing Day. Namun, setelah itu Kevin de Bruyne dan kawan-kawan harus menjalani dua laga dalam kurun waktu kurang dari 48 jam.  Manchester City berjibaku melawan

Liputan6.com, Manchester – Manajer Manchester City, Pep Guardiola, menilai tugas mengejar Liverpool di singgasana sangat sulit. Menurut dia, The Reds sudah terlalu jauh. Liverpool sementara bertengger di puncak klasemen dengan 49 poin, hasil dari 17 pertandingan yang dilalui. Sementara City ada di posisi tiga dengan 38 angka dan sudah bermain 18 kali. Menurut Guardiola, sepak bola tak bisa ditebak dan

Manajer Manchester City, Pep Guardiola. (AP Photo/Rui Vieira) Meski begitu, Pep Guardiola memastikan masih ingin bertahan di Manchester City. Guardiola mengaku tak mau terburu-buru menandatangani kontrak baru bersama City. “Menurut saya dalam sepak bola, satu setengah tahun adalah waktu yang panjang sebagai manajer. Kami harus melihat secara bersama-sama bagaimana ini semuanya bekerja, apa yang terjadi,” kata Guardiola. “Saya sudah mengatakan

Meski begitu, Pep Guardiola memastikan masih ingin bertahan di Manchester City. Guardiola mengaku tak mau terburu-buru menandatangani kontrak baru bersama City. “Menurut saya dalam sepak bola, satu setengah tahun adalah waktu yang panjang sebagai manajer. Kami harus melihat secara bersama-sama bagaimana ini semuanya bekerja, apa yang terjadi,” kata Guardiola. “Saya sudah mengatakan berulang kali betapa bagusnya bagi saya di sini,