Liputan6.com, Bangkok – Timnas voli putri Indonesia menutup laga Pul B kualifikasi Olimpiade 2020 Tokyo dengan hasil positif. Tri Retno Mutiara dan kawan-kawan menang atas Iran dengan skor 3-2 (25-21, 25-15, 21-25, 24-26, 15-12). Hasil tersebut menempatkan timnas voli putri Indonesia di peringkat ketiga klasemen Pul B kualifikasi Olimpiade 2020 Tokyo dengan 2 poin. Sementara Iran menempati posisi juru kunci

Jakarta Ketua Olimpian Indonesia dan mantan petenis nasional, Yayuk Basuki meminta atlet dan pemerintah mulai alihkan target pembinaan ke cabor Olimpiade. Ini harus dilakukan karena Olimpiade sudah dekat. Langkah ini harus ditempuh oleh Indonesia setelah menjalani Asian Games 2018 dan SEA Games 2019. Dalam dua ajang itu, prestasi dari cabang-cabang Olimpiade belum maksimal. Pada Asian Games, Indonesia mengandalkan cabang olahraga

Madrid- Kapten Real Madrid, Sergio Ramos didukung legenda Barcelona dan Brasil, Rivaldo, untuk tetap ikut di putaran final Piala Eropa 2020 dan Olimpiade 2020. Belakangan ini muncul kabar yang menyebut Sergio Ramos yang kini sudah berusia 33 tahun berhasrat untuk bisa menjadi salah satu dari tiga pemain yang masuk tim nasional Spanyol U-23 untuk Olimpiade 2020. Kabar ini terbilang mengejutkan karena pentas Olimpiade 2020 digelar mulai pertengahan Juli 2020, atau

Jakarta – PBSI menetapkan kualifikasi Olimpiade 2020 Tokyo sebagai prioritas pada tahun depan. Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Susy Susanti, mengungkapkan itu pada pemaparan program kerja tahun 2019 dalam Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) PBSI 2018, di El Royale Hotel, Kelapa Gading, Jakarta.  Kualifikasi Olimpiade 2020 dimulai Mei 2019 dan berakhir pada April 2020. Seperti dilansir situs PBSI, poin pertama yang menjadi

Jakarta – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) segera mengalihkan fokus menghadapi SEA Games 2019 Filipina dan kualifikasi Olimpaide. Evaluasi Asian Games 2018 pun segera dilakukan. Indonesia merampungkan Asian Games 2018 dengan hasil sip, finis di peringkat keempat. Untuk menggapai posisi itu, kontingen Merah Putih mengoleksi 98 medali; 31 emas, 24 perak, dan 43 perunggu. Hasil tersebut melampui target yang dipatok