Okky Herman Dilaga

Siapakah Marco Rose yang Kini Santer Dikaitkan dengan MU?

Posted on

Lantas, apa yang membuat Rose mampu membuat Red Bull Salzburg tampil luar biasa? Media-media Eropa mengklaim, Rose merupakan penganut gaya bermain gegenpressing, yang selama ini menjadi ciri khas manajer Liverpool Jurgen Klopp.

Rose belajar taktik tersebut saat masih berkarier sebagai pemain. Dia merupakan anak asuh Klopp saat keduanya berada di Mainz 05. Dia juga sempat merasakan tangan dingin Thomas Tuchel yang sekarang melatih Paris Saint-Germain.

Rose berhasil mengimplementasikan pengalamannya sebagai pemain ke dalam Red Bull Salzburg. Apalagai, Red Bull Salzburg memiliki banyak senjata utama untuk memaksimalkan strategi gegenpressing.

Senjata utama yang dimaksud adalah para pemain muda. Gegenpressing memerlukan fisik prima dari para pemain. Biasanya, taktik ini akan cocok bagi tim yang memiliki banyak pemain muda.

Red Bull Salzburg memiliki rataan pemain berusia 24 tahun. Beberapa pemain muda, seperti Marin Pongracic (21 tahun), Amadou Haidara (20), Diadie Samassekou (22), Xaver Schlager (21), Hannes Wolf (19), hingga Dominik Szoboszlai (18), menjadi andalan Red Bull Salzburg.

Kini, Red Bull Salzburg kedatangan satu pemain muda, Erling Haaland. Pemain berusia 18 tahun itu merupakan mantan anak asuh Ole Gunnar Solskjaer di Molde FK.

Atributnya sebagai pelatih yang gemar pemain muda menjadi daya tarik Manchester United. Namun, yakinkah para petinggi The Red Devils memberikan jabatan krusial untuk pelatih yang minim jam terbang?

Saksikan siaran langsung pertandingan-pertandingan Premier League, La Liga, Ligue 1, dan Liga Europa di sini:

Berita video Manajer Jose Mourinho mengungkapkan rahasia Marcus Rashford bisa mencetak dua gol ke gawang Liverpool.