Defri Saefullah

Saat Magis Ole Gunnar Solskjaer di Man Utd Belum Berhenti

Posted on

Liputan6.com, Jakarta Ole Gunnar Solskjaer menjadi cahaya matahari bagi Manchester United (Man Utd). Saat terangnya akan redup, Solskjaer membawa kembali sinar matahari ke kubu MU sehingga harapan terus menyala.

Inilah yang terjadi saat Solskjaer dan MU membukukan empat kemenangan beruntun. Empat kemenangan beruntun ini memulihkan kepercayaan diri MU yang sempat terkoyak usai kalah 1-3 dari Liverpool pada pekan ke-17 lalu.

Sejak awal, Solskjaer dipercaya bisa memberi aura positif untuk Man Utd. Meski hanya melatih klub semenjana, Molde di Norwegia sana, Solskjaer punya dasar yang baik untuk melatih Setan Merah.

Ya, pengalaman 11 tahun menjadi penyebabnya. Solskjaer merupakan pemain yang disayang fans dan juga pelatih MU yang legendaris, Sir Alex Ferguson. Dia tahu betul apa dan bagaimana rasanya menjadi seorang pemain Man Utd yang punya jutaan fans di seluruh dunia.

Keraguan bukannya tidak ada. Tak lain jejak Solskjaer di Cardiff City yang membuatnya diragukan bisa menangani Man Utd meski tahu betul ‘daleman’ klub ini.

Para pemain Manchester United merayakan gol yang dicetak Marcus Rashford ke gawang Newcastle pada laga Premier League di Stadion St James Park, Newcastle, Rabu (2/1). Newcastle kalah 0-2 dari MU. (AFP/Lindsey Parnaby)

Solskjaer tiba di Man Utd di saat yang tepat. Dia mencoba untuk membenahi mental pemain yang terpuruk saat Man Utd masih dilatih Jose Mourinho.

Manajaer asal Portugal itu lebih banyak berseteru dengan pemain. Dia tak menghiraukan pengaruh mental pemain kepada permainan Man utd secara kesuluruhan. Ini menyebabkan Man utd sempat terpuruk ddan terancam tak lolos ke Liga Champions musim depan.

Saat mengalahkan Newcastle pada Kamis (3/1/2019) dini hari tadi, Solskjaer seakan mengingatkan fans kepada sosok Ferguson. Dia sangat tepat saat memilih pergantian pemain. Dua pemain penggantinya Romelu Lukaku dan Alexis Sanchez jadi penentu kemenangan Man Utd.

 

 

 

 

Ole Gunnar Solskjaer mendapatkan sambutan hangat ketika tampil perdana sebagai pelatih sementara Manchester United.