Liputan6.com

James Rodriguez Lebih Senang Berdandan Ketimbang Berlatih

Posted on

Liputan6.com, Madrid – James Rodriguez kembali menjadi pusat perhatian di kampung halamannya, Kolombia. Bukan karena kemampuannya bermain sepak bola, James justru dikritik karena lupa diri usai menjadi semakin terkenal.

Piala Dunia 2014 membuat nama James melambung. Real Madrid tertarik mendapatkannya. Bersinar sebentar, James kemudian dipinjamkan ke Bayern Munchen. Saat itu keputusan Madrid dianggap berisiko.

Kini, James Rodriguez mendapatkan kesempatan keduanya bersama Madrid, di bawah Zinedine Zidane. Uniknya, sifat-sifat buruk James perlahan-lahan bocor ke publik. Alasan Madrid meminjamkannya ke Bayern mulai bisa dipahami.

Beberapa waktu lalu, dokter timnas Kolombia, Hector Fabio Cruz menjelaskan sikap buruk James. Profesionalitas James buruk, dia lebih senang memanjakan diri daripada berlatih keras.

“Dia (James) tak fokus. Alih-alih bersiap menyambut musim baru, dia pergi mendandani alis dan rambutnya sementara harusnya dia berlatih. Dia tidak punya pikiran dewasa,” tutur Cruz kepada Futbolred.

Kini, kritik Cruz mendapatkan dukungan dari Ivan Rene Valenciano. Dia cukup mengenal James dan memahami bagaimana sebenarnya sifat James. “Saya sepakat dengan perkataan Cruz, pola pikir James benar-benar buruk,” kata Valenciano dikutip dari Marca.

Intinya, sebagai pesepak bola, James seharusnya fokus mengembangkan kemampuannya bermain bola. Uniknya, selama beberapa musim terakhir, James Rodriguez justru lebih sibuk menjaga penampilannya tetap sempurna.

“Saya kira, di dunia sepak bola, Anda harus bersikap profesional dan menjadi atlet komplet dari setiap sudut pandang,” lanjut Valenciano.