Thomas

Chelsea yang Mulai Kehabisan Bensin

Posted on

Liputan6.com, Jakarta- Chelsea membuat kejutan di awal musim 2018- 2019. Masuknya manajer baru Maurizio Sarri mengubah nasib The Blues. Klub asal London itu melakukan start luar biasa di musim 2018-2019 ini.

Eden Hazard dan kawan-kawan sempat memuncaki klasemen di awal musim. Chelsea tak tersentuh kekalahan hingga pekan ke-12. Namun seiring berjalannya waktu, Chelsea mulai kehabisan bensin. 

Chelsea menelan kekalahan pertama saat dijamu Tottenham Hotspur pada 24 November lalu. The Blues takluk 1-3. Kemudian pada Kamis (6/12/2018) dinihari Chelsea kalah lagi. Kali ini mereka ditekuk Wolverhampton Wanderers, 1-2.

Akibat dua kekalahan dalam tiga pekan terakhir, Chelsea kini melorot ke posisi empat klasemen dengan 31 angka. Mereka sudah tertinggal 10 poin dari pemuncak klasemen Liga Inggris Manchester City.

Tak cuma itu, Chelsea juga makin terancam terlempar dari empat besar Liga Inggris. Mereka cuma unggul selisih gol saja dari peringkat lima Arsenal. Jika saja Arsenal semalam menang melawan Manchester United, Chelsea sudah turun ke urutan lima.

Menurunnya performa Chelsea sudah disadari Sarri. Dia sangat kecewa dengan kinerja anak asuhnya.

“Kami bermain baik selama 55 menit. Setelah gol pertama, itu adalah kecelakaan karena kami begitu mengontrol pertandingan, kami tiba-tiba jadi tim lain, tanpa jarak posisi yang tepat dan tanpa sepak bola kami. Saya tak tahu kenapa,” ungkap Sarri di laman Chelsea.

“Saya sangat cemas, bukan dengan hasil ini, tetapi karena fakta bahwa kami tidak mampu bereaksi atas gol pertama lawan. Kami sama sekali tidak bereaksi. Saya cemas soal ini.”